Cari Yang Bagus, Cari Yang Murah Juga

Biasanya, sebelum lebaran, orang-orang pada belanja barang-barang baru. Salah satunya, baju baru! Kata Nabi Muhammad, saat kita menunaikan ibadah solat id, kita harus memakai baju yang paling bagus. Tapi, orang-orang salah tangkap. Yang dimaksud Nabi adalah baju yang paling bagus, tapi nggak harus baru. Kalo kita, harus yang paling bagus dan baru.

Ketika sedang pergi ke mal saat sebelum ramadhan, pasti di toko yang menjual baju rame. Banyak orang yang beli baju baru. Sampe harus ngantre panjang di kasir. Yaiyalah, baju baru gitu lho. Baju baru dapat mengalahkan hal lain, kaya harus ngutang (maksudnya kalau belinya pake kartu kredit), ngeluarin uang yang seharusnya bisa buat makan keluarga, dan lain-lain. Makanya, agar tidak terlalu banyak ngeluarin uang, orang pada nyari bajunya yang murah. Selain murah, harus bagus juga. Di mal-mal, nggak ada toko baju yang nggak pasang diskon deh. Karena jika bajunya berdiskon, banyak orang yang akan beli. Apalagi kalau diskonnya selangit. 50%, 70%, 75%, 80%, atau 100% (kayanya nggak mungkin deh).

Rebutan Baju

Saat masuk ke sebuah toko baju, aku langsung disuguhi pemandangan orang-orang pada ngobrak-ngabrik baju yang ada di keranjang diskon. Udah pada rebutan lagi. Tujuanku yang sebenernya cuma mau moto peristiwa orang rebutan baju malah berubah jadi ikutan rebutan baju. Hehe. Setelah rebut sana rebut sini, dapet deh. Bagus, dan menurutku masih mahal walopun udah didiskon 50%. Harganya 75.000 rupiah. Mahal. Harusnya kalo mau banyak yang beli itu mbok ya harganya 10.000 rupiah. Tak jamin banyak yang beli. Tapi bangkrut. Jelas..

Diskon 50%

Setelah dapet satu, aku melanjutkan pengamatanku ke toko lain. Eh, ternyata ada sebuah toko baju yang nggak berdiskon, tapi ada tulisan “beli satu gratis satu” atau “beli 300.000 diskon 100.000”. Ini pun bajunya juga buat rebutan. Setelah berhasil merebut beberapa baju yang ada di keranjang bertuliskan “beli satu gratis satu”, aku liat harganya. Harganya beda-beda. Ada yang 79.000 rupiah, 49.000 rupiah, ada yang 29.000 rupiah. Elah.. ini yang punya toko kagak mikir poh, kalo tulisan “beli satu gratis satu” itu artinya beli sebuah baju di keranjang ini, gratis satu baju yang ada di keranjang ini juga. Berarti kalo ada yang beli baju berharga 29.000 rupiah, bisa gratis baju yang harganya 79.000 rupiah dong. Untung yang beli, rugi yang jual. Hayo, gimana ini? Lagian, di tulisannya nggak ada embel-embelnya, misalnya nggak ada tulisan “baju yang gratis ada di keranjang khusus di sebelah kasir”. Dan baju yang gratis ini baju yang kualitasnya kurang baik. Nah, kalo gini kan jelas, si penjual nggak rugi. Si pembeli juga nggak rugi wong yang namanya gratisan pasti kualitasnya jelek.

Jadi, sebagai penjual, harus teliti bagaimana menyiasati harga jual agar pembeli tertarik. Dan untuk pembeli, harus teliti dan mikir-mikir, mana barang yang bagus dan paling murah, serta nggak gampang rusak. Kalo udah pikir-pikir, silahkan mencoba…

6 thoughts on “Cari Yang Bagus, Cari Yang Murah Juga

  1. dian berkata:

    mana nih komentarnya ibu?…ayo bu dijawab…Ian sama Mas Iqmal kok gak dibelikan…he..he..he.. Nin, terusin nulisnya…two tumbs up…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s