Bakso Lombok Uleg itu Uenak lho

Siapa yang tidak suka bakso ? Pasti semua suka. Eh… ada yang tidak suka juga lho. Budheku. Dia tidak suka bakso tapi suka mengajak beli bakso, lha bingung kan. Maksudnya kalau makan bakso bersama budhe, bulatan daging baksonya akan dioperkan ke siapa yang mau, jadi yang dimakan hanya kuah, mi dan pangsitnya. Sendok dan mangkoknya juga disisain lho….

Omong-omong soal bakso. Masih ingat tulisan sebelumnya tentang bakso kan (Baca di sini). Bakso memang banyak dijual di tempat kami. Di Yogyakarta juga ada yang namanya Bakso Lombok Uleg atau Bakso Temanggung. Lho tidak menyasar apa ya ? Iya sih itu memang bakso yang dibuka di Yogyakarta cabang dari kota Temanggung. Jelas kan ? Jelas…..

Bakso ini lumayan enak lho. Tidak percaya ? Ajak saja aku nanti aku tunjukkan tempatnya yang di dekat rumahku itu.

Bakso ini berbeda dengan bakso kebanyakan lainnya. Orang tinggal makan bakso yang sudah disajikan tanpa diberi kesempatan mengubah rasa bakso yang sudah dihidangkan itu. Jadi kalau bakso biasa boleh kita ubah dengan jalan menambah saos, kecap atau sambal saat sudah dihidangkan di meja, untuk bakso Temanggung ini tidak bisa lagi. Hanya pelayannya yang boleh membuat rasa bakso itu seperti yang dikehendaki pembeli. Jadi kalau ada yang beli, pelayannya tinggal bertanya mau rasa pedas atau tidak, pakai kecap apa tidak, sama isinya apa saja.

Semangkok bakso lombok uleg.

Semangkok bakso lombok uleg.

Baca lebih lanjut

Nasib Boks Telepon Di Depan Sekolahku

Telepon umum merupakan fasilitas umum yang disediakan pihak penyelenggara telekomunikasi pemerintah untuk kepentingan komunikasi bagi banyak pihak. Hal ini tentunya diadakan guna memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk menggunakan jasa telepon secara mudah dan bebas untuk kepentingan mereka. Jadi apabila orang ingin menghubungi seseorang dengan menggunakan telepon maka telepon umum ini dapat dipilih sebagai alternatifnya.

Pada saat orang belum banyak memiliki fasilitas telepon pribadi maka fasilitas telepon umum ini menjadi penting dan sangat bermanfaat. Seiring dengan itu pertumbuhan wartel pun meningkat untuk melayani jasa telepon secara lebih nyaman. Namun dengan pertambahan kemajuan teknologi maka berkembang produk handphone dengan kecanggihan dan harga yang semakin terjangkau. Hal ini menyebabkan banyak orang dapat memilikinya, termasuk kalangan anak muda dan pelajar seperti aku ini.

Di depan sekolahanku yakni di SMP 11 Yogyakarta, terdapat satu boks telepon umum. Boks ini persis didirikan di samping pintu gerbang sekolahan. Telepon itu menggunakan boks yang dibuat berwarna biru untuk menaungi pengguna dari panas dan hujan saat hujan itu. Boks itu memang dibuat dengan rancangan untuk memberikan kesempatan bagi pengguna agar terhindar dari kebisingan sekitar. Walaupun terkesan sederhana tetapi hal ini cukup bermanfaat bagi pengguna sehingga dapat memakai fasilitas telepon itu dengan lebih nyaman.

Boks telepon di depan SMP 11 Yogya yang merana.

Boks telepon di depan SMP 11 Yogya yang merana.

Baca lebih lanjut

Menyapu Halaman Rumah

Rumahku berada di kawasan perumahan di daerah pinggiran Yogyakarta. Meskipun terletak di perumahan, tetapi di halaman tumbuh dua pohon besar, yang satu pohon mangga dan satunya lagi adalah pohon apokat. Kedua pohon ini menjadi peneduh di halaman rumah, sekaligus sebagai pabrik oksigen alami. Selain pohon ini masih ada tanaman hias kecil-kecil yang tumbuh di halaman dan di pot.

Keberadaan pohon dan tanaman di halaman depan rumah ini memang menguntungkan, tetapi juga menambah masalah sendiri. Setiap hari ada saja daun-daun yang berjatuhan dan membuat kotor di halaman. Tentu saja hal ini menjadi tambahan tugas untuk bersih-bersih halaman dari sampah dedaunan ini. Sekarang ini yang menjadi petugas sampah daun di rumah ini adalah aku.

Tidak apa-apa sih tugas ini menjadi kewajibanku yang harus dilakukan setiap pagi dan sore hari. Kalau tidak ada angin saja sih sampah daun itu tidak begitu banyak. Tapi kalau sedang ada angin, dan terutama kalau sore hari, maka sampah daun ini bisa cukup banyak. Daun-daun mangga dan apokart yang berserakan harus disapu untuk dikumpulkan. Kalau menyapu halaman ini paling enak dengan menggunakan sapu lidi. Kalau sudah terkumpul kemudian dibawa dengan keranjang untuk dimasukkan ke keranjang sampah.

Menyapu sampah daun di halaman.

Menyapu sampah daun di halaman.

Baca lebih lanjut

Petualangan White Water Rafting di Elo

Tahu yang namanya White Water Rafting gak ? Ini artinya naik perahu karet menyusuri sungai ke hilir. Sering juga disebut dengan kegiatan arung jeram. Aku sudah pernah mengikuti kegiatan ini. Ternyata rafting seperti ini tidak semua orang berani melakukannya, jadi boleh saja ini disebut satu tantangan. Boleh juga disebut petualangan walaupun mestinya kegiatan ini tetap ditemani oleh seorang yang sudah berpengalaman untuk memandu perahu karet ini.

Ini lho yang namanya white water rafting atau arung jeram.

Ini lho yang namanya white water rafting atau arung jeram.

Rafting ini dilakukan di sungai Elo di daerah Magelang. Waktu itu kami pergi beramai-ramai. Ini saya buat daftar pesertanya : bapakku, ibuku, aku, adikku, pakdeku, budeku, putera pakdeku no 1, puteri pakdeku, putera pakdeku yang no 3, sepupuku yang dari blater, sama satu orang lagi katanya sih cowoknya sepupuku itu. Hehe… lengkap kan. Itu dua mobil lho ke sana. Kami pergi ke tempat pengelolanya di daerah Mungkid dekat dengan candi Mendut.

Ternyata setiap perahu itu hanya bisa dinaiki oleh enam orang ditambah dengan satu orang pemandunya. Dari markas di sini ternyata sudah mundur dulu Bude Ima, ibu Ari, Anti dan Piman. Jadi tinggal bertujuh yang mau ikut. Kalau mau dua perahu tentu saja tanggung, kemudian dirembug ternyata boleh dinaiki untuk tujuh orang karena Ian dan aku kan masih kecil-kecil.

Setelah menunggu peserta lain, kami diantar naik kol bersama-sama dengan perahu karet menuju  titik start. Lokasi ini berada di dekat jembatan di jalan Magelang arah Blondo. Setelah turun setiap peserta diberi latihan singkat dalam melakukan rafting. Kami diajari cara mendayung, aba-aba yang diberikan oleh pemandu, cara menyelamatkan diri kalau jatuh ke air dan lain-lain. Kami juga masing-masing diberi sarana perlindungan diri terdiri dari helm, baju pelampung serta dayung. Baca lebih lanjut

Asah Otak dengan Sudoku

Untuk latihan asah otak aku memang sering lakukan dengan jalan mengisi TTS. Tetapi sekarang juga senang melakukan kegiatan lain yang mirip-mirip juga. Asah otak ini dilakukan dengan menggunakan lembar permainan Sudoku. Kalau dari namanya sih mungkin dari Jepang tapi tidak persisnya sih.

Lembar sudoku yang aku isikan berasal dari lembar di salah satu halaman Kompas. Pada hari-hari tertentu sering juga dimuat lembar permainan sudoku ini. Seperti juga untuk TTS, sudoku ini juga menawarkan hadiah uang bagi yang mengisi dan mengirimkan kembali ke redaksi untuk diundi. Tapi sampai sekarang sih aku baru sekali mengirimkan lembar jawaban sudoku ini dan belum pernah menang juga.

Cara mengisi dan aturan sudoku ini sangat mudah. Sudoku berupa permainan untuk mengisikan angka 1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9 pada kotak-kotak yang tersedia. Jadi berbeda dengan TTS, kalau di sudoku tidak ada pertanyaan satupun. Bagian besar lembar sudoku ini terdiri dari kotak bujur sangkar 9 kotak horisontal X 9 kotak vertikal. Dari bagian kotak besar ini akan terdiri dari 9 kotak kecil berukuran 3 X 3.

Aturan untuk mengisi lembar permainan Sudoku.

Aturan untuk mengisi lembar permainan Sudoku.

Baca lebih lanjut

Rubik yang Aneh

Liburan kemarin aku berkunjung ke Blater rumah Eyang yang satu tempat juga dengan rumahnya pakde Tatam. Jadi biasanya ya berkumpul dengan seluruh keluarga termasuk sepupuku mas Jaka. Mas Jaka ini ternyata juga punya kebiasaan bermain dengan kubus rubik ini. Selain aku dan mas Jaka, masih ada sepupuku lain mas Awang yang gemar bermain rubik ini. Kalau prestasiku bermain rubik dapat dibaca di sini.

Soal rubik ini, ternyata mas Jaka itu punya rubik yang berbentuk agak di luar kebiasaan. Rubik biasanya berupa kubus dengan ukuran yang sama hanya berbeda warna. Memang sih di toko ada yang dijual dengan menggunakan variasi gambar untuk pengganti warna itu. Rubik juga ada yang yang berupa kubus dengan jumlah bagian bukan 3 X 3 X 3, melainkan 5 X 5 X 5, bahkan ada yang lebih rumit lagi.

Kalau rubik milik sepupuku ini berbeda lagi, ukuran bagian-bagian penyusun rubiknya bukan berbentuk bujur sangkar. Ukuran untuk luasan sisi-sisinya ternyata berbeda-beda. Bentuknya memang masih berupa segi empat tetapi terdiri dari tiga ukuran segi empat. Jadi bagian di baris atas memiliki ukuran yang berbeda dengan bagian yang terletak di baris tengah dan baris paling bawah. Rubik ini memiliki warna yang sama.

Rubik aneh punya Jaka.

Rubik aneh punya Jaka.

Baca lebih lanjut

Hadiah Tas dari TTS Ultra

Kalau pada tulisan sebelumnya saya menceritakan asah otak dengan jalan mengisi TTS di harian kompas, maka kali ini tentang pengalaman mengisi TTS juga. Waktu itu dari majalah Ultra yang diterbitkan oleh penerbit koran Kedaulatan Rakyat di Yogyakarta.

Dulu waktu SD, sekolah kami di SD Muhammadiyah Suronatan sering menawarkan majalah Ultra bagi para siswanya. Majalah ini merupakan majalah yang terbit dengan memuat bahan latihan pelajaran sekolah dasar yang dapat digunakan sebagai ulangan atau pun untuk belajar di rumah. Jadi memang anjuran membeli majalah ini dapat bermanfaat bagi saya.

Di bagian belakang majalah itu ternyata terdapat halaman yang berisikan TTS. Jadi lumayan lah bagian ini untuk latihan asah otak juga sekaligu refreshing saat membahas soal-soal pelajaran di bagian dalamnya. Namun TTS ini terlihat sederhana dan sedikit pertanyaannya. Jadi untuk mengisi seluruh kotak yang tersedia dapat dilakukan dengan cepat. Tapi ya lumayan.

Cover majalah ultra

Cover majalah ultra

Pernah pada satu edisi majalah tersebut, jawaban TTS ini kemudian dikirimkan ke redaksinya. Jawaban dituliskan pada selembar kartu pos sesuai dengan edisi itu. Jadi saya menuliskan alamat redaksi majalah Ultra untuk tujuan pengiriman dan nama serta alamat sekolah untuk nama pengirim.
Baca lebih lanjut