Sampah di Pantai Ngrenehan

Sampah selalu menimbulkan masalah. Bisa banjir, penyakit, lingkungan kotor, bau tak sedap, dll. padahal, sampah sebenarnya bisa di manfaatkan. sampah organik bisa dijadikan pupuk, sampah non organikpun bisa dijadikan aneka kerajinan tangan. tapi sayangnya, orang-orang (khususnya di Indonesia) kurang memperhatikan sampah. sampah dibuang sembarangan, kalaupun di buang di tempat sampah, sampah kering dan basah di campur.

Sampah berserakan selalu dijumpai di berbagai tempat, salahsatunya tempat wisata. Contohnya sewaktu saya berlibur ke pantai ngrenehan. Disana terlihat kondisi tempat wisata yang sebenarnya cukup indah ini menjadi berkurang karena sampah yang berserakan. Di air dan di pasirnya sama saja. Ada banyak sampah. Mau daun, mau bungkus plastik, mau tulang ikan, semua jenis sampah ada. Bahkan ternyata kamar mandi yang ada di pinggir pantai saluran pembuangannya langsung menuju pantai. Tidak ditampung dulu. Nanti kalo ada “si kuning sedang berlayar” mengapung-apung di air laut padahal pengunjung sedang asyiknya main air gimana hayo? Ckckckck…. Jorok. Dengan keberadaan sampah itu menyebabkan pantai menjadi kumuh. Pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai menjadi kurang nyaman, risih.

sampah yang berserakan di pantai ngrenehan

Untuk mengatasi permasalahan sampah di pantai ngrenehan, harusnya diadakan perbaikan. Seperti :

  1. dibangunnya tempat penampungan sampah, sampahnya dipisahkan menurut jenis basah dan keringnya.
  2. dibangun kamar mandi yang ada penampungan air kotor sekaligus kotorannya.
  3. memasang papan bertuliskan >> “dilarang buang sampah sembarangan”.
  4. memperkerjakan orang yang bertugas mengambil sampah yang hanyut di laut atau di pantai.

Kalo sudah ketersediaan fasilitas, pengunjung yang datang mestinya ikut juga menjaga kebersihan. Pada akhirnya apabila pantai bersih, maka akan semakin banyak pengunjung yang datang. Masyarakat sekitar yang bekerja sebagai penjual ikan atau penjual suvenir akan senang karena pengunjung banyak, jadi aktivitas ekonomi daerah situ meningkat. Dan juga,, kalo mau foto-foto  juga hasilnya baguskan, nggak ada sampahnya lagi…

Pantai Ngrenehan, yang Mblusuk-Mblusuk..

Kemaren, sehabis lebaran, aku dan sepupu-sepupuku liburan di pantai Ngrenehan. Pantai ini terletak di desa Kanigoro kecamatan Saptosari, Gunung Kidul, Yk. Dari kota Jogja, bisa ditempuh selama satu jam (tapi kalo jalan macet kaya pas lebaran gini bisa nambah setengah jam). Tempatnya yang mblusuk-mblusuk menjadikan tempat ini kurang dapat perhatian dari masyarakat jogja dan sekitarnya (ya nggak juga sih).

Sesampainya di pantai ini, pengunjung dapat melihat hamparan manusia yang sedang ramainya belanja ikan, yang karena pantai ngrenehan emang tempatnya njual ikan hasil tangkapan nelayan. Di pinggir pantai saja, banyak kapal nelayan yang sedang bersandar. Rencananya, kami kesini cuma mau beli ikan buat makan siang, main airnya di pantai ngobaran. Tapi karena yang anak-anak udah pada nyebur di laut (termasuk aku), kepaksa main airnya di pantai ngrenehan aja.

pada main air di pantai

pada main air di pantai

Baca lebih lanjut

My Art Part : Graviti

nggak percayakan aku bisa nggambar graviti? hoho.. nih buktinya (jelek)

apa bacanya hayo??

terus ini, Skiero

lucukan? ada gambar guweknya (guwek simbolnya SMPN 11 Yk)

cuma dua? emang.. namanya juga amatiran.. cuma coba-coba, jadi deh

My Art Part : Bleach

hwehehehe.. kita ketemu lagi. karena nanti siang kayanya udah berngkat mudik, jadi aku masukin sekarang aja. ini gambar-gambar yang dari anime,, Bleach!

silahkan dilihat..

hwohoho.. hitsugaya toshiro.. ><

ini nggambarnya nggak disengaja. waktu aku lagi bosen, terus mbuka hape, wall hapeku gambarnya ini. iseng iseng aku gambar, eh nggak taunya jadi>>

imut bangetkan??

Baca lebih lanjut

Njagani Ndok Blorok

nila.. bantuin mama mberesin gudang ya! Gudangnya berantakan banget ni”.
nila mau tadarusan ma. Mama mberesin gudangnya dibantu kak Dilo aja”.
ih, ogah! Kakak punya tugas. Kalo disambi mberesin gudang kagak bakal selesai” kata kak Dilo.
ya udah, mama sendiri aja. Paling kalo dibantuin malah tambah berantakan” kata mama sambil menuju gudang.
lho, nil, bukannya kamu juga punya tugas ya? Kenapa malah tadarus? Ntar tugasnya nggak selesai lho.. gurumu kebanyakan galak-galakkan?” kata kak Dilo.
ssssttt.. aku tadarus soalnya ada sisa tajilan tadi sore. Tajilnya enak, ada pai buahnya. Udah gedhe lagi. Hehehe.. tugasku cuma dikit, paling kalo dikerjain besok pas sahur juga selesai” jawabku.
ye.. tadarus apaan tuh, nggak ikhlas. Aku bilangin mama lho
laaah, jangan, nanti aku oleh-olehin tajilnya deh, tadi sisa tajilannya kan banyak”.
terserah. Tapi bener lho ya, bawain ntu tajilnya!” kata kak Dilo.

Setelah ganti baju dan memakai kerudung, aku mengambil Al-qurannya lalu pergi keluar. Aku sudah janjian dengan Nona dan Ahmad di pos ronda depan gang. Baru jalan beberapa langkah, aku dikagetkan dengan sapaan Lala.
hey, mau kemana malem-malem gini? Ati-ati lho, nanti kalau ada si putih berambut panjang lewat!” sapanya.
ngawur. Bulan puasa gini kagak ada yang begituan kali. Aku mau ke masjid, mau tadarus” jawabku.
wah, rajin amat temenku satu ini
rajin apa? Tadarus? Perasaan sebulan ini aku tadarus cuma kadang-kadang aja deh. Kali ini aja aku tadarus karena ada sisa tajil tadi sore yang enak. Kamu tadi tajilan di masjidkan? Tajilnya enak toh? Pai buahnya tu lho..”.
ya ampun. Nila Nila.. kamu tuh, jadi anak kok ya rakus banget. Nggak pernah dikasih makan po ya?” kata Lala.
hehehe,, terserahlah. Ikutan tadarus yuk, biar tambah rame makan-makannya. Lagian tajilnya masih banyak kok” ajakku.
boleh juga tuh. Lagian dirumah juga aku nggak ada kerjaan. Kamu pergi aja dulu, nanti aku susul”. Baca lebih lanjut

Buah Unik yang Misterius

Aku lupa tepatnya saat diajak bapak pergi menengok tanah di daerah Sambisari. Tanah pekarangan itu karena jarang ditengok jadi terlihat kurang rapi. Banyak tanaman semak yang tumbuh liar dan rimbun di tanah itu.

Saat itu, aku bermain-main bersama Ian dan Anti di tepian selokan yang ada di lokasi itu. Air di selokan yang jernih itu terasa dingin dan menyegarkan. Kemudian tidak sengaja kami melihat tanaman yang tumbuh di tepi selokan merambat ke pohon yang tinggi. Kami tertarik pada buah yang keluar dari tanaman ini. Sepertinya belum pernah aku melihat di tempat lain.

Buah ini keluar dari suluran tanaman yang merambat ini. Buahnya kecil berukuran sekitar 5 cm. Warna buah saat muda adalah hijau, kemudian berangsur-angsur matang menjadi jingga dan merah. Buahnya seperti buah tomat tetapi berbentuk lonjong. Aku sendiri tidak berani mencoba merasakan takut beracun.

Tanaman merambat dengan buah seperti tomat.

Buah yang muda berwarna hijau, kemudian berganti kuning dan jingga.

Ada yang pernah lihat buah ini gak ya ? Kalau ada yang tahu beri tahu aku ya… Terimakasih banyak ya.